Litbang HMPSIHI UNPAR 2011-2012

Litbang HMPSIHI UNPAR 2011-2012

m-d-e:

cool!

m-d-e:

cool!

(via nadiapratiwi)

10 months ago 937 ♥
China - Day Four

Okay its the fourth day in China and I feel so surprised of seeing the super express growth period here. I’ve been Hongkong, Shenzen, Shanghai, Wuzhen, Huangzhou and Suzhou. After this post, we’re here going to go to Beijing. :)

(via nadiapratiwi)

1 year ago 14776 ♥
I, William Arthur Philip Louis, take thee, Catherine Elizabeth, to my wedded wife, to have and to hold from this day forward, for better, for worse: for richer, for poorer; in sickness and in health; to love and to cherish, till death us do part, according to God’s holy law; and thereto I give thee my troth.I, Catherine Elizabeth, take thee, William Arthur Philip Louis, to my wedded husband, to have and to hold from this day forward, for better, for worse: for richer, for poorer; in sickness and in health; to love and to cherish, till death us do part, according to God’s holy law; and thereto I give thee my troth.

I, William Arthur Philip Louis, take thee, Catherine Elizabeth, to my wedded wife, to have and to hold from this day forward, for better, for worse: for richer, for poorer; in sickness and in health; to love and to cherish, till death us do part, according to God’s holy law; and thereto I give thee my troth.

I, Catherine Elizabeth, take thee, William Arthur Philip Louis, to my wedded husband, to have and to hold from this day forward, for better, for worse: for richer, for poorer; in sickness and in health; to love and to cherish, till death us do part, according to God’s holy law; and thereto I give thee my troth.

(Source: florrick, via diujungpelangi)

1 year ago 11790 ♥

fianilatifah:

Why are you so adorable Tae Ho?

Ok. Now I’m crying

1 year ago 4 ♥

Orang “besar” sederhana dalam kata-kata tetapi “besar” dalam tindakan

Confucius
Fase dan Fase

Kalau sekarang nginget dulu, pasti banyak harapan, kesan, pesan, hikmah dan kenangan yang ada di masa lampau itu.

Ngga usah jauh-jauh, pas kita udah kuliah semester 4 gini, inget kuliah semester 2 dulu pasti passion, kenangannya udah banyak banget dan ada ketawa juga bete kalo inget-inget. Sampe dimana gw inget Goal gw dr dulu belom kesampean-kesampean. Kesel emang. Tapi mau apa? waktu emang cepet banget. Secepet gw tiba2 udah ngga pulang ke rumah lagi bawa si Merah. Sekarang setiap gw pulang ke tempat dimana gw bisa kurang lebih anggep itu “rumah” (baca : kosan) semuanya emang udah ngga sama. Yaiyalah hidup itu siklus, pasti berjalan mau ngga mau suka ngga suka.

Setiap balik ke rumah, gw slalu crita ke nyokap tentang apa aja yang ngga bisa gw critain sama siapapun di Bandung skalipun. Itu nolong banget, sama seperti dulu setiap gw pulang sekolah walaupun cuma sebentar abis itu pergi lg, gw slalu sempet ngomong sama nyokap apa aja yg sharian itu terjadi. Sekarang, udah ngga bisa kayak gitu. Sampe pada akhirnya pasti dateng saatnya dimana gw udah skalipun ngga bisa crita sama nyokap lg. Itu hidup, apapun itu ya harus kita hadepin. Kenyataannya sekarang kenapa gw sangat kangen sama fase dimana nyokap ada di situ, kakak gw ada di tempat ini dan bokap gw masih fit. Lemah kedengerannya, tapi… percaya apa ngga gw sangat butuh hal sepele itu di sela-sela diem dan mikirnya gw slama ini.

Bogor : Suatu tempat yg gw skalipun ngga pernah bisa selesai crita tentang apa aja yg udah pernah gw lewatin disana. Kadang gw pengen banget nangis ke nyokap cuma buat bilang kalo Bogor itu 1 1nya tempat dimana gw bisa nemu siapa gw sbenernya. Tapi, aku tau bu, itu ngga mungkin. Kembali lagi ini hidup, ngga ada yg tetap pada tempatnya. Makasih buat kenangan dan kesan terbaik Bogor yang sampe gw jalan dr tempat tidur ninggalin komputer beres nulis ini juga gw bakal bilang gw masih bakal balik ke kota itu. Bukan siapa yang ada disana, bukan tentang ada apa aja di Bogor. Tapi pembentukkan karakter dan berbagai fase gw abisin disana. Itu cukup ngebuat gw nyaman dengan atmosfer kota itu.

Bu, Ibu berhasil buat aku jadi apa yg Ibu mau. Kalimat itu slalu gw bisikkin ke nyokap saat gw ngendap-ngendap ke kamarnya jam 2an kalo gw ngga bisa tidur semenjak bokap sakit. Kayaknya emang nyokap berhasil buat gw jd susah beranjak. Gw stagnan dengan sikap-sifat gw sekarang. Yakin banget gw bilang kalo kepercayaan gw cuma milik Kakak dan Nyokap gw. Gw ngga tau sejak kapan gw ngerasa kalo tatapan mata gw akan seseorang bisa menyimpulkan suatu hasil yang bisa meyakinkan gw untuk mempercayai dia ato ngga. Tapi, gw [ercaya insting itu kuat dan bukan sesuatu yang tiba-tiba iseng-iseng ada. Kemampuan tatapan ini ngga bekerja saat gw natap Ibu dan Kakak gw sendiri. Kayaknya mreka itu berhasil meyakinkan gw walaupun mreka ngga liat mata gw pas ngomong, ngomong lewat sms ato telpon.

Intinya, ya! fase ini ngebawa gw buat bersyukur atas apapun, berterimakasih atas perjalanan yg cukup jauh ini dan ngelanjutin apa yg udah gw mulai. Fase ini juga ngebuat gw kangen banget sama Bogor, keluarga jalan mandalawangi no. 8 dan habitual slama SMP-SMA. God, let me do my best and show me your way. :_) Mas, Bu, Love and miss you both a lot!

Land of the Free: The overarching problem with freedom lies with the fact that it works both ways

wafataftazani:

The people are free to demonstrate, assemble, and to express thesemelves.

Yet governments are free to ignore.

Leaders are free to work with other leaders to embrace prosperity.

Yet leaders are free to declare wars and preserve corruption.

You are free to live as a homosexual.

Yet the society…

(Source: wafataft)

1 year ago 4 ♥

setelah kurang lebih 2 hari semalam bersama dalam diklat Himpunan yang mempererat hubungan satu dengan yang lainnya yihaaaa! :D

1 2 3